Puisi Berdarah
Requiem
Akan kunyanyikan
Sebait lagu dari detak jantungku
Tercermin pada setetes darah
Bersumber dari nadi yang terkoyak
Pedang tumpul yang kugenggam
Kelopak mawar merah yang tercecer
Sewarna dengan darah di tanganmu
Maka...
Kurangkai puisi dan simfoni
Kepada angin yang membelai lembut
Hingga ke ujung langit
Kugantungkan nyawaku
Pada darah dan jantung ini
Sebab kita tahu
Bahwa dunia ini
Sangatlah kejam


Tidak ada komentar:
Posting Komentar